JENIS-JENIS PENYALUR PETIR



jasa penangkal petir bandung

Mengenal Ragam Jenis Penyalur Petir Paling Umum di Indonesia

Penyalur petir merupakan instrumen bangunan yang umum digunakan oleh masyarat di wilayah dengan curah hujan tinggi, terutama di daerah dataran tinggi yang mempunyai resiko lebih besar terdampak sambaran petir.

Namun kini, penggunaanya sudah merambat ke perkotaan di mana gedung-gedung percakar langit banyak dibangun.

Teknologi penyalur petir sendiri sudah ditemukan sejak lama dan terus mengalami perkembangan hingga sekarang. Salah satunya yang paling terkenal ialah penemuan Franklin terhadap penangkal petir konvensional. Hingga saat ini, metode ini yang paling banyak digunakan di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia.

    

Beberapa Jenis Perangkat Penyalur Petir  

  1. Perangkat Penangkal petir Franklin

Ilmuwan Franklin merumuskan sistem yang paling terkenal dan umum dipakai, yaitu bahwa cara paling efektif untuk menangkal arus listrik dari petir.

adalah dengan membuat suatu konduktor yang tersambung ke tanah sebagai media netralisasi paling efektif.

penangkal petir

Terkait sistem perlindungan dari perangkat tersebut, mereka memperkirakan bahwa ujung head / perangkat yang dipasang pada atap bisa menerima dalam rentang 30 hingga 40 derajat.

Teknologi ini selanjutnya tidak berkembang terlalu jauh dari ukuran ini.

Perbedaan teori Franklin dan Faraday terletak pada posisi kabel konduktor atau jalur penghantar yang diharuskan.

Faraday menegaskan, kabel penghantar harus diletakkan pada bagian luar bangunan agar tidak lembab dan lebih mudah diatasi apabila terjadi kebocoran atau kerusakan tidak terduga.

Ia juga menyebutkan bahwa kabel penghantar juga mempunyai fungsi untuk menampung energi negatif gelombang petir dan disebutnya sangkat elektris. Hal ini menunjukkan bahwa kabel konduktor bukan sekedar penghantar melainkan juga sebagai penerima seperti head.

Penyalur petir Faraday

Yang kedua ini sering juga disebut dengan penyalur petir mode sangkar. Sistem ini terbentuk dari pilinan konduktor yang mengelilingi bagian atas bangunan untuk melindunginya dari serangan listrik dalam petir. Adapun bagian penerima sinyal energi negatif adalah tiang-tiang berukuran kecil yang dibangun disekitar bangunan.

Penyalur petir Faraday sangat efektif dalam menetralisir menangkap sinyal petir sehingga tidak sampai menyentuh permukaan paling atas bangunan.

Dalam jaringan-jaringan tersebut terdapat jejeran terminal yang dipasang dalam jarak 5 hingga 20 meter, menyesuaikan ukuran yang paling sesuai dengan bentuk dan ukuran bangunan.

Penyalur petir catenary

Jenis ketiga ini masih mengadopsi sistem penyalur atau konduktor grounding yang diperkenalkan oleh Franklin. Berbedaannya, penyalur ini memanfaatkan kawat catenary yang dianggap lebih simple dan maksimal untuk melindungi area atau bangunan di bawahnya.

Cara kerja penyalur petir ini ialah dengan memasang garis-garis kawat catenari mengelilingi sisi area dan menumpukannya pada tiang-tiang kecil yang terhubung dengan grounding.

Sistem ini dianggap paling cocok diterapkan untuk melindungi area tertentu (bukan bangunan). Pemakaiannya lebih banyak pada lapangan, taman wisata, atau perkebunan.

Untuk memasang penyalur petir kawat catenary, anda sangat disarankan untuk melakukan pengecekan tekanan tanah yang akan digunakan.

memastikan ketahanan maksimum dan minimum cuaca terutama angin, serta kekuatan material tiang itu sendiri.

  • Pemanfaatan potensi alami pada bangunan

Beberapa bangunan besar sudah mencanangkan penyalur petir mereka sejak pembangunan gedung tersebut. Caranya dengan memasukkan berbagai elemen yang dibutuhkan ke dalam bangunan. Elemen-elemen tersebut haruslah berupa material yang mampu menangkap gelombang sekaligus menyalurkannya dengan baik.

Beberapa elemen yang bisa digunakan untuk penyalur petir jenis ini ialah bingkai logam untuk kontruksi, lembaran logam, pelapis logam dalam dinding, struktur atap, beton, bahkan dekorasi.

4 jenis penyalur petir diatas ciri khas masing-masing. Calon pengguna dapat memilih jenis manakah yang paling sesuai dengan kebutuhan.    

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post