PENANGKAL PETIR EKSTERNAL DAN INTERNAL

penangkal petir, penyalur petir, anti petir

Dalam Perlindungan penangkal petir atau anti petir maupun sebutan penyalur petir terdapat dua sistem yang sangat erat berkaitan satu sama lainnya, yang pertama adalah penangkal petir eksternal yaitu instalasi penyalur petir yang sering kita jumpai di atas bangunan berupa batangan tembaga ataupun sistem elektrostatis. Penangkal petir internal atau sering disebut dengan surgge Arraster adalah sustu sistem proteksi internal dalam cakupan instalasi listrik, Lan ( internet ) , maupun instalasi komunikasi atau Telpon. Dalam definisi proteksi atau perlindungan sambara petir terdapat 2 (dua) type sistem proteksi:

  1. Ekterrnal Proteksi ( Perlindungan Luar Gedung )

Perlindungan ekternal penyalur petir berfungsi untuk menerima sambaran langsung / Direct Strike dari sambaran petir tentunya, sambaran langsung tersebut berakibat langsung pada fisik struktur ataupun aset luar, sangat berbahaya karena dapat menimbulkan kerusakan seperti

kebakaran dan korban jiwa manusia, Untuk mengamankan sambaran langsung maka sistem penangkal petir ekternal proteksi inilah yang biasa dipasang pada struktur bangunan atau area terbuka yang memerlukan perlindungan. Ekternal proteksi adalah suatu sistem penyalur petir yang dirancang dan di pasang pada atap atau bangunan tertinggi pada suatu bangunan dengan bahasa umum yang beredar di masyarakat adalah penangkal petir. Instalasi Penyalur petir sangat sederhana, ini adalah beberapa bagian dari instalasi penyalur petir:

  1. Internal Poteksi ( Perlindungan Dalam gedung )

Perlindungan internal lebih cenderung pada arus lemah yang dihasilkan dari sambaran petir dan tidak tersalur dengan baik kedalam grounding sistem, sambaran petir langsung dapat mengakibatkan medan magnet yang sangat kuat dan merambat pada sistem instalasi kelistrikan suatu gedung, medan magnet tersebut sering dikatakan Induksi bagi para ahli listrik, untuk mengurangi dampak induksi yang disebabkan medan elektromagnetik disarankan untuk memasang sistem internal proteksi atau surrge arraster baik untuk listrik, Lan maupun PABX, atau peralatan elektronik lainnya seperti CCTV, DVR, Server dan banyak lainnya yang hanya menggunakan arus lemah dalam pengoperasiannya. Sistem instalasi internal proteksi hampir menyerupai dengan sistem eksternal proteksi.

DAMPAK SAMBARAN PETIR

Bangunan rumah atau gedung sangat penting  dilengkapi dengan alat penangkal petir, karena unsur besi dan air akan selalu berhubungan dengan bangunan. Adapun alat penangkal petir merupakan sebuah sistem yang bertujuan apabila terjadi sambaran kilatan petir pada seputar bangunan rumah atau gedung, maka sambaran kilat tersebut tidak akan langsung mengenai bangunan, akan ditarik lerlebih dahulu oleh penangkal petir dan akan disalurkan ke tanah.

Berikut adalah dampak sambaran petir:

Sambaran Petir Langsung Melalui Bangunan

Sambaran petir yang langsung mengenai struktur bangunan rumah, kantor dan gedung, tentu saja hal ini sangat membahayakan bangunan tersebut beserta seluruh isinya karena dapat menimbulkan kebakaran, kerusakan perangkat elektrik/elektronik atau bahkan korban jiwa. Maka dari itu setiap bangunan di wajibkan memasang instalasi penangkal petir atau instalasi anti petir. Cara penanganannya adalah dengan cara memasang terminal penerima sambaran petir serta instalasi pendukung lainnya yang sesuai dengan standart yang telah di tentukan. Terlebih lagi jika sambaran petir langsung mengenai manusia, maka dapat berakibat luka atau cacat bahkan dapat menimbulkan kematian. Banyak sekali peristiwa sambaran petir langsung yang mengenai manusia dan biasanya terjadi di areal terbuka.

Sambaran Petir Melalui Jaringan Listrik

Bahaya sambaran ini sering terjadi, petir menyambar dan mengenai  sesuatu di luar area bangunan tetapi berdampak pada jaringan listrik di dalam bangunan tersebut, hal ini karena sistem jaringan distribusi listrik/PLN memakai kabel udara terbuka dan letaknya sangat tinggi, bilamana ada petir yang menyambar pada penangkal petir kabel terbuka ini maka arus petir akan tersalurkan ke pemakai langsung. Cara penanganannya adalah dengan cara memasang perangkat arrester sebagai pengaman tegangan lebih (over voltage). Instalasi surge arrester listrik ini dipasang harus dilengkapi dengan grounding system.

Sambaran Petir Melalui Jaringan Telekomunikasi

Bahaya sambaran petir jenis ini hampir serupa dengan yang ke-2 akan tetapi berdampak pada perangkat telekomunikasi, misalnya telepon dan PABX. Penanganannya dengan cara pemasangan arrester khusus untuk jaringan PABX yang di hubungkan dengan grounding. Bila bangunan yang akan di lindungi mempunyai jaringan internet yang koneksinya melalui jaringan telepon maka alat ini juga dapat melindungi jaringan internet tersebut.
Pengamanan terhadap suatu bangunan atau objek dari sambaran petir pada prinsipnya adalah sebagai penyedia sarana untuk menghantarkan arus petir yang mengarah ke bangunan yang akan kita lindungi tanpa melalui struktur bangunan yang bukan merupakan bagian dari sistem anti petir atau instalasi penangkal petir, tentunya harus sesuai dengan standart pemasangan instalasinya.

Ada 2 jenis kerusakan yang di sebabkan sambaran petir, yaitu :

  • Kerusakan Thermis, kerusakan yang menyebabkan timbulnya kebakaran.
  • Kerusakan Mekanis, kerusakan yang menyebabkan struktur bangunan retak, rusaknya peralatan elektronik bahkan menyebabkan kematian.

Penangkal petir atau anti petir adalah terminal petir unggulan jenis elektrostatik yang di desain khusus untuk daerah tropis mampu memberikan solusi petir terbaik khususnya di Indonesia. Selain sudah melewati uji laboratorium PLN dan laboratorium tegangan tinggi di lembaga terkait, penangkal petir EVO FRANKLIN juga telah di uji langsung di lapangan yang rawan akan sambaran petir.

ANTI PETIR DAN GROUNDING SYSTEM

Mungkin kita sudah sering melihat kilatan cahaya dan suara gemuruh yang ditimbulkan oleh petir. Dan jika petir yang terjadi dekat dengan tempat kita berada sering merasakan adanya semacam sengatan listrik ke tubuh kita. Secara teoritis petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron). dimana muatan akan diteruskannya ke bumi.Karena sifat petir adalah meneruskan muatan ke bumi, maka muatan akan mengejar tempat paling dekat padanya sebagai penghantar ke bumi.
Untuk mengantisipasi resiko bilamana petir berada dekat rumah kita, perlu membuat sistim penangkal petir (grounding system) di rumah kita. Anti petir ini perlu dilakukan untuk mengurangi resiko kita dari sambaran petir dan juga barang barang elektronik dari arus lebih yang diakibatkan oleh petir yang mengenai sekeliling rumah . Tetapi dengan pembuatan penangkal petir berarti bukan 100% membuat kita aman dari resiko petir tersebut.
Secara umum bagian dan sistim pemasagan penangkal petir adalah sebagai berikut :
Batang Penangkal Petir atau penyalur petir (Splitzen).
Pengkabelan (Konduktor). Adalah merupakan penghantar aliran dari penangkal petir dan anti petir ke pembumian (pentanahan). Kable yang digunakan untuk yang jauh dari jangkauan biasanya jenis kabel BC ( kabel tembaga terbuka) dan untuk yang mudah dalam jangkauan menggunakan kabel BCC atau NYY (kabel tembaga terbungkus).
Terminal Grounding,
Pembumian atau sistem grounding penangkal petir adalah bagian yang meneruskan hantaran ke tanah. Menggunakan sejenis pipa tembaga (cooper rod) diameter 1/2 inch panjang 3-4 m.
Dapat dijelaskan fungsi pembumian adalah Menghantar muatan dari petir ke bumi.
Bilamana ada arus lebih yang masuk dari jaringan listrik, dengan menggunakan alat bantu arester yang sudah di integarsikan ke sistim pembumian maka tegangan lebih dapat di hantarkan ke bumi, hal ini akan mengurangi kerusakan sitim dan peralatan elektronik didalam rumah.
Bilamana ada tegangan lebih yang masuk kedalam sistim jaringan listrik didalam rumah, alat alat elektronik yang sudah diintegrasikan kedalam sistim pembumian sehingga tegangan lebih akan dihantarkan ke bumi , hal ini akan mengurangi kerusakan barang barang elektronik di dalam rumah.
Kita dapat membuat sub – sub terminal didalam rumah tapi harus memperhatikan faktor keamanan dan estetika.
Pemasangan Instalasi Penangkal Petir atau anti petir dan Pembumian :
Splitzen penangkal petir adalah bagian yang ditempatkan ditempat tertinggi di atas bangunan rumah . Dapat juga dilakukan dengan menambah ketinggian dengan menambah pipa untuk mendapatkan radius yang lebih besar dari sambaran petir. Bahan yang digunakan adalah dari batang tembaga, saat ini jenis penyalur petir ini ada berbagai macam dipasaran ada jenis splitzen tunggal ataupun bentuk trisula. Spliten dihubungkan ke terminal atau langsung ke pipa tembaga dengan kabel BC 50 mm .Untuk keamanan barang barang elektronik didalam rumah, anda bisa memasangkan sub terminal dengan menggunakan plat tembaga dengan ukuran kira kira 5 cm x 20 cm. Kemudian sub terminal ini diintegrasikan ke Terminal dengan menggunakan kabel BCC/ NYY 1 x 50mm.
Untuk mengamankan tegangan lebih dari jaringan listrik, anda bisa menambah arester di sistim instalasi listrik , dimana arester kemudian di hubungkan ke terminal grounding dengan menngunakan kabel BC/NYY ukuran 1 x 50 mm. Terminal Box adalah pusat yang menghubungkan kabel penangkal petir sebelum diteruskan ke pembumian / pentanahan. Bahan terminal dapat menggunakan plat tembaga dengan ukuran 10 x 30 cm.Terminal bisa dibuatkan diluar bangunan rumah dengan menempatkannya di sebuah bak kontrol. Kemudian terminal dihubungkan ke sistim pembumian dengan menggunakan kabel BC ukuran 50 mm.
Sebagaimana persyaratan dalam pentanahan dimana dianjurkan nilai tahanan sitim pembumian adalah dibawah 3 ohm untuk keamanan barang-barang elektronik . Pada dasarnya untuk sistim pembumian yang bagus adalah berhubungan dengan tanah dimana pipa dipasangkan, dimana kekedapan tanah yang tinggi adalah tempat yang paling bagus untuk mendapatkan nilai tahanan pembumian yang rendah. Dianjurkan tidak menanam pipa didaerah berpasir ataupun berbatu, karena biasanya nilai tahanan pembumian akan semakin tinggi.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal anda bisa menambahkan beberapa pipa tembaga yang saling terintegarasi. Atau cara lain bisa dilakukan dengan menanam pipa dalam hingga lebih dari 20 m. Bilamana nilai tersebut tidak dapat dicapai, sitim pembumian dapat ditambahkan dengan memasangkan cooper plate yang ditanamkan bersamaan dengan bentonite.

Penangkal petir elektrostatis merupakan penangkal petir modern dengan menggunakan sistem E.S.E ( Early Streamer Emision ). Sistem E.S.E pada anti petir bekerja secara aktif dengan cara melepaskan ion dalam jumlah besar ke lapisan udara sebelum terjadi sambaran petir. Pelepasan ion ke lapisan udara secara otomatis akan membuat sebuah  jalan untuk menuntun petir agar selalu memilih ujung terminal penangkal petir elektrostatis ini dari pada area sekitarnya. Anti petir dengan sistem E.S.E ini akan meningkatkan area perlindungan yang lebih luas dari pada sistem penangkal petir konvensional. Komponen ini telah mendapat rekomendasi dari dinas tenaga kerja karena tidak mengandung radiasi radio aktif yang dapat berbahaya bagi manusia yang berada disekitarnya.

Berikut ini adalah perbandingan penangkal petir elektrostatis dengan penangkal petir konvensional :

Penangkal Petir Konvensional Penangkal Petir Elektrostatis
  • Membutuhkan banyak kabel
  • Daerah perlindungan terbatas, area perlindungan hanya sebatas air terminal yang melekat pada bangunan.
  • Lebih mahal bila diterapkan untuk area perlindungan yang luas.
  • Membutuhkan banyak arde.
  • Membutuhkan banyak air terminal di atap
  • Akan memiliki kecenderungan mengganggu estetika bangunan rumah anda.
  • Bentuk ujung terminal yang runcing dalam jumlah banyak akan sangat berbahaya bagi petugas pemeliharaan gedung atau pekerja yang bekerja di atap.
  • Tidak banyak membutuhkan komponen maupun kabel
  • Area perlindungan lebih luas antara 60-150 m
  • Lebih murah untuk area perlindungan yang luas
  • Pada umumnya hanya membutuhkan 1 arde.
  • Hanya membutuhkan 1 terminal untuk radius tertentu.
  • Perawatan dan pemasangan pada bangunan yang mudah.Merupakan pilihan yang tepat dan tidak mengganggu estetika bangunan anda.
  • Bertindak sebagai pencegah interferensi perangkat komunikasi anda.
  • Lebih aman bagi pekerja yang akan melakukan perawatan.

Dari perbandingan penangkal petir diatas maka untuk area perlindungan luas antara radius 60-150 m penangkal petir elektrostatis merupakan pilihan yang tepat dan lebih murah dibandingkan penangkal petir konvensional.

PENANGKAL PETIR EVO FRANKLIN

Penangkal petir atau anti petir Evo Franklin™ merupakan penangkal petir elektrostatis berbasis kerja ESE yang di rancang khusus untuk intensitas sambaran petir tinggi dan daerah tropis layaknya negara-negara di Asia. Ada 10 kelebihan Penangkal petir Evo Franklin™, yaitu :

1. Desain lebih modern, di rancang oleh ilmuwan petir Indonesia dan Designer dari Pennsylvania
2. Di produksi menggunakan teknologi terkini
3. Bebas Perawatan, tidak ada Power Supply or Solar Cells, No Radio Aktif, discharge Current 300 kA
4. Lebih Praktis dalam implement instalasi di lapangan
5. Menggunakan unit material terbaik, bahan dan material untuk memproduksi penangkal petir Evo Franklin™ adalah bahan dan material pilihan sesuai standar SNI dan IEC
6. Lebih Ekonomis
7. Teknologi Terkini, di rancang khusus untuk intensitas sambaran petir tinggi dan daerah tropis layaknya negara-negara di Asia
8. Produser Terpercaya dan Berkualitas, di dukung oleh Laboratorium Tegangan Tinggi International
9. Product tersebar luas di kota-kota besar Indonesia
10. Garansi product 3 (tiga) Tahun

Jenis Kabel Penyalur

Down conductor atau kabel penyalur penangkal petir biasa menggunakan beberapa jenis kabel yang tersebar dipasaran, seperti kabel BC, Kabel NYY, Kabel Coaxial, Kabel NYAF dan kabel lainnya yang memiliki jalinan kabel single core. Hanya diameter kabelnya lah yang harus kita perhatikan dalam instalasi penyalur petir yang baik. Kita ketahui bahwa listrik petir memiliki tegangan luar biasa besar dapat mencapai 1 juta Volt saat menyambar dan tidak jauh berkurang tegangannya ketika melewati sebuah konduktor logam . Sambaran petir terjadi dalam bentuk impuls tunggal dan bisa diartikan sebagai tegangan DC ( searah ) yang ber arus dan tegangan raksasa. Mari kita bahas beberapa karakteristik kabel penyalur petir yang ada atau yang tersedia di pasaran.

Sifat dari Tegangan yang besar adalah merambat di sisi permukaan penghantar sedangkan sifat dari arus yang besar merambat di inti penghantar , dari berbagai penelitian mengenai arus petir telah didapatkan bahwa dengan sebuah penghantar dengan luasan 50 mm sudah mencukupi untuk menghadang panas lebur dari arus petir walau secara standart untuk kabel dengan luas 50 mm hanya mampu mengalirkan arus di kisaran +/- 200 Ampere saja tetapi karena sifat sambaran adalah impuls tunggal maka beban leburnya akan berkurang maka dengan 50 mm luas penghantarnya akan cukup mampu.

Sedang sifat rambatan di sisi permukaan penghantarlah yang seringkali menjadi biang dari kerusakan perangkat elektronik , tegangan yang besar ini bisa liar hantarannya , mengenai logam struktur atau kabel instalasi lain , sifat sambaran yang liar ini diistilahkan Side Flashing teknis isolasi arus dan tegangan petir agar tetap berada di jalur yang di buat.Sifat dari Secara umum kabel yang dibutuhkan dalam instalasi penangkal petir adalah kabel yang memiliki luas penghantar 50 mm (minimal), bila lebih besar kemampuan penghantarnya maka akan lebih baikSedangkan jenis kabel tergantung dari keadaan jalur instalasi yang dilewati

 

kabel penangkal petir

NYY

You might also likeclose